Pilar Banten

BNN Berhasil Gagalkan Penyelundupan 150 Kg Ganja

BNN Berhasil Gagalkan Penyelundupan 150 Kg Ganja

Serang – Badan Narkotika Nasional (BNNP) Banten berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba seberat 150 kilogram jenis ganja di jalan Husain Sastranegara Benda Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Pelaku mengelabui petugas dengan menyimpan barang haram tersebut di mobil mewah Toyota Camry warna Silver dengan cara disimpan di dalam bagasi yang telah dimodifikasi dengan menggunakan plat besi yang dilas.
“Iya ada penangkapan ganja seberat 150 kilogram penangkapan Kemarin subuh. Dia peke mobil yang dimodifikasi di bagasi ditutupin plat Mobil sedan Camry,” kata Kepala BNN Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana saat dikonfirmasi, Jumat (12/7/2019).
Kronologis penangkapan bermula pada 9 Juli 2019 Tim BNNP Banten mendapatkan informasi bahwa ada pengiriman Narkotika jenis ganja dari Aceh menuju daerah Tangerang dengan menggunakan mobil Toyota Camry warna Silver dengan cara disimpan di dalam bagasi yang telah dimodifikasi dengan menggunakan plat besi yang dilas.
Setelah dilakukan pengembangan informasi, didapatkan rute yang akan digunakan yaitu pelabuhan Pangkal Balam Provinsi Bangka Belitung menuju pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara dengan menaiki Kapal KMP Sakura Expres.
Kemudian saat Kapal tersebut bersandar pada Kamis (11/7) di Pelabuhan Tanjung Priok, Tim kemudian melakukan pengecekan ke dalam kapal dan menemukan mobil Toyota Camry yang dimaksud dinaiki oleh kedua orang tersangka berinisial F alias Bule (29) dan IWN (44) Bekasi, Jawa Barat.
Selanjutnya Tim melakukan pengecekan mobil menggunakan anjing pelacak dari hasil pengecekan tersebut diduga ada narkotika di bawah bagasi, kemudin Tim membawa mobil dan kedua tersangka dibawa ke bengkel las di Kecamatan Benda Kota Tangerang. Sekira pukul 02: WIB Tim berhasil membuka plat besi bagasi mobil tersebut dengan cara di gerinda dan menemukan 150 Paket Ganja.
“Karena mereka tahu dari pelabuhan merak gak aman muter dari Aceh ke Bangak Belitung lalu ke pelabuhan Tanjung Priok,” kata Tantan.
Selanjutnya Petugas BNNP Banten membawa barang bukti beserta tersangka ke kantor BNN Provinsi Banten untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.”Pelaku yang diamnkan 2 orang sekarang masih dilakukan proses pengembangan,” katanya.
Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan pasal 111 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Anwar/Rey)

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *