4.000 Nakes Gagal Mendapat Vaksin Covid-19

4.000 Nakes Gagal Mendapat Vaksin Covid-19

KOTA SERANG, PILARBANTEN.COM – Provinsi Banten pada dua tahap pertama akan mendapat jatah vaksin sebanyak 81.000 ribu. 14.000 ribu pertama sudah tersimpan di gudang farmasi Pemprov Banten. Pada tahap pertama dan kedua ini, vaksinasi akan difokuskan kepada 40.000 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang sudah melakukan input data.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat meninjau lokasi penyimpanan vaksin mengatakan, proses perivikasi pendataan Nakes yang akan dilakukan vaksinasi ini sudah mencapai 90 persen dari total 41.000 Nakes di Provinsi Banten, yakni sekitar 40.000 ribu yang sudah mengisi data diri untuk proses vaksinasi.

“Dari jumlah tersebut, berdasarkan kriteria riwayat kesehatan, hanya sekitar 3.600 yang memenuhi persyaratan, sementara 4.000 sisanya tidak bisa dilakukan karena mempunyai penyakit penyerta atau comorbit,” katanya, Senin (4/1/2021).

Hal serupa juga dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramuji Astuti. Menurut Ati, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini akan dilakukan pada tanggal 14 Januari 2021. Sampai saat ini, kami sedang melakukan persiapan tenaga pendamping vaksinasi.

“Para tenaga pendamping itu sampai Jumat besok masih melakukan pelatihan. Setelah itu baru mereka akan kita terjunkan ke delapan Kab/Kota untuk mengawal proses vaksinasinya,” ujarnya.

Proses vaksinasi ini, lanjut Ati, akan dibagi menjadi empat tahap, tahap pertama itu di bulan Januari. Bulan Januari ini juga akan dibagi menjadi dua tahap, awal bulan dan akhir bulan.

“Pada tahap ini akan dikhususkan kepada Nakes,” ujarnya.

Adapun untuk tahap kedua yakni bulan Februari yang diperuntukkan tenaga lapangan seperti TNI dan Polri. Sementara tahap ketiga di bulan Maret, dan terakhir pada bulan April.

“Untuk masyarakat biasa nanti di bulan April. Kita dahulukan dulu pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses penanganan wabah ini,” katanya.

Diakui Ati, untuk penjadwalan proses vaksinasi sendiri pemerintah pusat yang akan mengatur, termasuk untuk titik-titik lokasi yang akan melakukan vaksinasi.

“Baik Nakes atau masyarakat nanti akan mendapat SMS gateway yang isinya penjadwalan dan pemberitahuan vaksinasi Covid-19. Datang tepat waktu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan pada saat proses vaksinasi,” tuturnya. (Al/Red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: