Friday, 28 August 2015 20:55

90 PKL Depan Pemkot Tangsel Terancam Digusur

Rate this item
(0 votes)

Tangerang - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di seberang Kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tepatnya di Jalan Siliwangi, Kota Tangsel mengaku resah, karena lapak tempat mereka berjualan akan digusur oleh pemerintah setempat. Penggusuran ini dilakukan menyusul akan adanya proyek pelebaran jalan tersebut, Jumat (28/8/2015).

Seperti yang yang dikatakan Ria, salah satu pedagang dari 90 PKL yang berjualan di tempat itu mengaku, sudah mendapat pemberitahuan dari para pekerja yang mengerjakan proyek pelebaran jalan. "Kemarin lahannya sudah diukur sama pekerjanya, katanya akan ada perluasan badan jalan, karena lapak kita ini berada di lahan bagian yang akan jadi perluasan jalan, otomatis lapak saya akan dibongkar," ujar Ria, pedagang kopi dan gorengan salah satu PKL.

Menurut perempuan beranak tiga yang sudah berdagang selama 5 tahun di area ini, merasa pasrah dengan kondisi tersebut. “Harusnya ada tempat lain untuk kami berjualan,” kata Ria.

Senada dikatakan pedagang lainnya, Jhon, yang mengaku sudah mendengar terkait akan adanya penggusuran lapak tempat dirinya berjulan. "Menurut informasi dari pihak pekerja itu lapak-lapak disini akan dibongkar, karna masuk dalam lahan pelebaran jalan Siliwangi,” katanya.

Jhon menceritakan, sudah berdagang dari tahun 1990, saya sih setuju saja kalau memang harus dibongkar untuk perluasan jalan, hanya kami mengharap kebijakan dari pemerintah terhadap pedagang kecil," ujar Jhon pedagang bunga.

Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kota Tangerang Selatan memprotes rencana penggusuran PKL terebut jika belum menyediakan tempat relokasi. Sebagai wadah aspirasi para PKL ini, APKLI berharap pemerintah dapat lebih bijak, untuk mengambil sikap terkait nasib para pedagang di wilayah tersebut.

"Kami berharap agar pembongkaran dapat ditangguhkan, karena pemerintah harus melakukan penataan dan pemberdayaan sesuai dengan regulasi yang ada, kita dukung relokasi yang sesuai dengan peraturan yang ada, bahkan kami APKLI sangat menunggu program relokasi dan penetapan lokasi PKL binaan dari Pemkot," tegas Desman selaku ketua APKLI Kota Tangsel.(agung)

Read 100 times Last modified on Saturday, 05 September 2015 05:36