Thursday, 06 August 2015 23:23

Komisi I Kritik Penyusunan Anggaran APBD Perubahan

Rate this item
(0 votes)

Serang—Komisi I DPRD Provinsi Banten mengkritik penyusunan anggaran pada usulan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2015 yang dibuat 18 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mengingat penyusunan anggaran tersebut hanya berbasis penyerapan dalam pencapaian terget.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, Zaid Elhabib mengatakan, 18 SKPD yang mengusulkan anggaran itu merupakan mitra kerja Komisi I dengan meliputi, Biro Pemerintahan, Biro Organisasi, Biro Umum, Biro Hukum, Biro Humas dan Protokol, Inspektorat, Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT), Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat), Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Sekertariat DPRD, Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kantor Penghubung, Komisi Informasi Publik (KIP), Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

"Pada saat rapat kerja Komisi I tanggal 27-29 Juli 2015, kami sudah minta kepada semua SKPD dalam penyusunan anggaran harus rasional dan tidak berbasis penyerapan dalam pencapaian terget. Juga terinci peruntukan anggaran program dan kegiatannya," kata Zaid.

Meski begitu, Komisi I menerima dan membahas setiap usulan penambahan anggaran pada perubahan APBD tersebut dari masing-masing SKPD, antara lain Biro Organisasi mengusulkan penambahan anggaran Rp 572 juta, Biro Hukum mengusulkan penambahan anggaran Rp 500 juta, Biro Humas dan Protokol mengusulkan penambahan anggaran Rp 3,4 miliar, Bakesbangpol mengusulkan penambahan anggaran Rp 6 miliar, Inspektorat mengusulkan penambahan anggaran Rp 1,5 miliar, Kantor Penghubung mengusulkan penambahan anggaran Rp 268 juta lebih.

"Untuk Biro Umum ada rencana melakukan penggeseran anggaran pada perubahan APBD tahun anggaran 2015 sebesar Rp 450 juta, termasuk BKD tidak mengajukan usulan penambahan anggaran hanya mengusulkan penggeseran anggaran yang tidak terserap dalam APBD murni. Jadi semua usulan anggaran ini akan kami bahas kembali," ujarnya.(jenal/ovinal)

Read 162 times