Friday, 14 September 2018 19:46

Polisi Kembali Bekuk 2 Oknum LSM Pelaku Pengeroyokan Anggota Polisi

Rate this item
(0 votes)
Ilustrasi Ilustrasi

Serang - Polisi kembali mengamankan dua oknum LSM Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) pelaku pengeroyokan personil Polsek Cikande Aipda TW saat bertugas. Kedua pelaku ini berinisial A dan M.

Inisial M berhasil dibekuk oleh petugas di salah satu padepokan tempat semedi di daerah Serang. Sedangkan A diserahkan oleh keluarganya.

Saat ini sudah enam oknum LSM Lapbas yang telah diamankan pihak kepolisian dalam kasus penganiayaan. Empat oknum LSM yang telah diamankan sebelumnya berinisial MS, MT, HD dan KL.

Akibat pengeroyokan ini, korban yang menjabat sebagai Panit Lantas ini menderita luka disekujur tubuh dan mendapat perawatan di puskesmas setempat.

"Masih dikembangkan ada beberapa orang lagi. Semuanya kurang lebih 10," kata Kapolsek Cikande Kompol Kosasih saat dihubungi melalui sambungan telepon," Jumat (14/9/2018).

Ia mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat, Oraganisasi Masyarakat (Ormas) tersebut dalam aktivitasnya sering meresahkan masyarakat diantaranya, melakukan pemalakan dan pengeroyokan di kawasan industri di daerah Serang.

"bukan di Cikande aja tapi di daerah lain juga sama seperti di Jawilan," katanya.

Aksi pengeroyokan yang menimpa anggota Korps Bhayangkara ini terjadi di Wisma Cariti, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (12/9/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. Berawal dari seorang pria yang diduga anggota Kelompok Labas datang ke Wisma Cariti dengan membawa seorang wanita. 

Kepada petugas resepsionis, pria yang belum diketahui identitasnya ini datang untuk memesan kamar. Oleh petugas resepsionis, pria tersebut diminta untuk membayar sewa kamar terlebih dahulu, namun pelaku tidak mau membayar.

Karena tidak mau bayar, petugas resepsionis menolak untuk memberikan kunci kamar. Lantaran diminta untuk bayar sewa kamar, pelaku ngamuk dan menganiaya petugas resepsionis. Kejadian penganiayaan itu sempat dilerai oleh petugas satpam.

Masih belum puas, pelaku kemudian menghubungi kelompoknya. Beberapa saat setelah diberitahu, sekelompok orang dengan membawa tribut LSM Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) datang ke Wisma Cariti dan langsung mengobrak abrik kursi. 

Aipda TW yang mendapat laporan adanya keributan juga mendatangi Wisma Cariti. Tiba di lokasi kejadian, Bripka Tri memperkenal diri sebagai personil  Polsek Cikande dan berusaha untuk meredam keributan.

Namun entah siapa yang memprovokasi, petugas polisi ini malah menjadi sasaran kebrutalan. Aksi pengeroyokan terhadap personil polisi ini terekam cctv setempat. Sekitar tujuh pelaku yang diduga dari Kelompok Lapbas tanpa memberi kesempatan seketika menyerang korban.

Dalam rekaman CCTV, terlihat korban yang bertubuh subur terlihat tidak berdaya menghadapi pelaku dan hanya bertahan menghalau serangan. Tak hanya tendangan dan pukulan, dalam tayangan CCTV, para pelaku menghajar korban menggunakan kursi besi hingga tersungkur.

Setelah melakukan aksi pengeroyokan, pelaku meninggalkan korban yang kondisinya babak belur. Dengan menahan rasa sakit, korban kembali ke Mapolsek Cikande untuk melapor. Korban segera dilarikan ke puskesmas setempat, sedangkan personil lainnya bergerak mengejar pelaku.(anwar/teguh)

Read 89 times