Thursday, 13 September 2018 14:08

Tak Terima Dihentikan Kendaraannya, Dua Pemuda Bacok Peserta Pawai Obor 1 Muharam

Rate this item
(0 votes)
Ilustrasi pawai obor Ilustrasi pawai obor

Serang - Tidak terima diberhentikan kendaraannya, dua pemuda pengendara roda empat ngamuk dan bacok tiga peserta pawai obor 1 Muharam tahun baru islam di jalan raya Palima-Cinangka, Pabuaran, Kabupaten Serang, Senin (10/9/2018) malam.

Kerusuhan dan pembacokan yang dilakukan oleh dua pemuda inisial AS dan JL bermula pada saat keduanya melintas mengendarai roda empat, kemudian dihimbau oleh panitia pawai obor untuk memperlambat kendaraan karena sedang ramai dan macet. Tak terima, AS dan JL turun merusuh dengan membawa senjata tajam jenis belati

Akibat kerusuhan tersebut tiga peserta pawai obor terluka parah akibat sebatan senjata tajam. Sahrani (32) luka di tangan dan perut, Juremi (35) di bagian dada dan Uci (25) luka parah bacokan 15 centimeter di bagian muka. Kini Uci masih tergeletak tak berdaya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serang.

"Satu pelaku AS sudah kita amankan pada selasa malam. JL masih tahap pengejaran karena melarikan diri," kata Kapolres Serang AKBP Komarudin kepada wartawan, Kamis (13/9/2018).

Kapolres mengatakan saat dilakukan pemeriksaan tes urine oleh petugas, AS terindikasi positif menggunakan narkoba, amfetamin dan metamfitamin."barang bukti pisau masih dalam pencarian karena sempat dilempar," katanya.

Akibat perbuatannya, para pelaku sementara akan diancam dengan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan dengan kurungan penjara dua tahun.(anwar/teguh).

Read 131 times