Thursday, 13 September 2018 11:17

Polisi Buru Enam Pelaku Lain, Oknum LSM Pelaku Pengeroyokan Aipda TW

Rate this item
(0 votes)
Ilustrasi Ilustrasi

Serang - Polisi sudah mengantongi identitas pelaku lain oknum LSM yang melakukan pengeroyokan terhadap personil Polsek Cikande Aipda TW saat bertugas.

Empat pelaku pengeroyokan berinisil MS, MT, HD dan KL sudah berhasil diamankan polisi pada Rabu (12/9/2018) kemarin. Enam pelaku lain masih dalam pengejaran polisi.

Akibat pengeroyokan ini, korban yang menjabat sebagai Panit Lantas ini menderita luka disekujur tubuh dan mendapat perawatan di puskesmas setempat.

"yang lain masih kita cari. kita sudah memiliki identitas lengkap," kata Kapolsek Cikande Kompol Kosasih kepada wartawan melalui telepon seluler, Kamis (13/9/2018).

Aksi pengeroyokan yang menimpa anggota Korps Bhayangkara ini terjadi di Wisma Cariti, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (12/9/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. Berawal dari seorang pria yang diduga anggota Kelompok Labas datang ke Wisma Cariti dengan membawa seorang wanita.

 Kepada petugas resepsionis, pria yang belum diketahui identitasnya ini datang untuk memesan kamar. Oleh petugas resepsionis, pria tersebut diminta untuk membayar sewa kamar terlebih dahulu, namun pelaku tidak mau membayar. Karena tidak mau bayar, petugas resepsionis menolak untuk memberikan kunci kamar.

Lantaran diminta untuk bayar sewa kamar, pelaku ngamuk dan menganiaya petugas resepsionis. Kejadian penganiayaan itu sempat dilerai oleh petugas satpam. Masih belum puas, pelaku kemudian menghubungi kelompoknya. Beberapa saat setelah diberitahu, sekelompok orang dengan membawa tribut LSM Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) datang ke Wisma Cariti dan langsung mengobrak abrik kursi. 

Aipda TW yang mendapat laporan adanya keributan juga mendatangi Wisma Cariti. Tiba di lokasi kejadian, Bripka Tri memperkenal diri sebagai personil  Polsek Cikande dan berusaha untuk meredam keributan. Namun entah siapa yang memprovokasi, petugas polisi ini malah menjadi sasaran kebrutalan.

Aksi pengeroyokan terhadap personil polisi ini terekam cctv setempat. Sekitar tujuh pelaku yang diduga dari Kelompok Lapbas tanpa memberi kesempatan seketika menyerang korban. Dalam rekaman CCTV, terlihat korban yang bertubuh subur terlihat tidak berdaya menghadapi pelaku dan hanya bertahan menghalau serangan. Tak hanya tendangan dan pukulan, dalam tayangan CCTV, para pelaku menghajar korban menggunakan kursi besi hingga tersungkur.

Setelah melakukan aksi pengeroyokan, pelaku meninggalkan korban yang kondisinya babak belur. Dengan menahan rasa sakit, korban kembali ke Mapolsek Cikande untuk melapor. Korban segera dilarikan ke puskesmas setempat, sedangkan personil lainnya bergerak mengejar pelaku.

"Pelaku akan dikenakan pasal 170 Jo 351 tentang melakukan kekerasan di muka umum dengan ancaman di atas 5 tahun penjara," katanya.(anwar/teguh)

Read 51 times