Wednesday, 12 September 2018 20:25

Hendak Redam Keributan, Anggota Polisi Ini Malah Dikeroyok Oknum LSM

Rate this item
(0 votes)
Ilustrasi Ilustrasi

Serang - Berniat meredam keributan, Bripka Tri Widianto (40) personil Polsek Cikande menjadi sasaran kebrutalan sekelompok massa yang diduga oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Akibat pengeroyokan ini, korban yang menjabat sebagai Panit Lantas ini menderita luka disekujur tubuh dan mendapat perawatan di puskesmas setempat.

Dalam waktu sekitar 12 jam setelah peristiwa pengeroyokan, petugas gabungan reskrim Polres Serang dan Polsek Cikande berhasil meringkus 4 tersangka. Para pengeroyok ini ditangkap di lokasi terpisah dan saat ini masih dilakukan untuk meringkus tersangka lainnya.

Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan yang menimpa anggota Korps Bhayangkara ini terjadi di Wisma Cariti, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (12/9/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. Berawal dari seorang pria yang diduga anggota Kelompok Labas datang ke Wisma Cariti dengan membawa seorang wanita.  Kepada petugas resepsionis, pria yang belum diketahui identitasnya ini datang untuk memesan kamar. Oleh petugas resepsionis, pria tersebut diminta untuk membayar sewa kamar terlebih dahulu, namun pelaku tidak mau membayar.

Karena tidak mau bayar, petugas resepsionis menolak untuk memberikan kunci kamar. Lantaran diminta untuk bayar sewa kamar, pelaku ngamuk dan menganiaya petugas resepsionis. Kejadian penganiayaan itu sempat dilerai oleh petugas satpam. Masih belum puas, pelaku kemudian menghubungi kelompoknya.

Beberapa saat setelah diberitahu, sekelompok orang dengan membawa tribut LSM Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) datang ke Wisma Cariti dan langsung mengobrak abrik kursi.  Bripka Tri Widianto yang mendapat laporan adanya keributan juga mendatangi Wisma Cariti. Tiba di lokasi kejadian, Bripka Tri memperkenal diri sebagai personil  Polsek Cikande dan berusaha untuk meredam keributan.

Namun entah siapa yang memprovokasi, petugas polisi ini malah menjadi sasaran kebrutalan. Aksi pengeroyokan terhadap personil polisi ini terekam cctv setempat. Sekitar tujuh pelaku yang diduga dari Kelompok Lapbas tanpa memberi kesempatan seketika menyerang korban.

Dalam rekaman CCTV, terlihat korban yang bertubuh subur terlihat tidak berdaya menghadapi pelaku dan hanya bertahan menghalau serangan. Tak hanya tendangan dan pukulan, dalam tayangan CCTV, para pelaku menghajar korban menggunakan kursi besi hingga tersungkur.

Setelah melakukan aksi pengeroyokan, pelaku meninggalkan korban yang kondisinya babak belur. Dengan menahan rasa sakit, korban kembali ke Mapolsek Cikande untuk melapor. Korban segera dilarikan ke puskesmas setempat, sedangkan personil lainnya bergerak mengejar pelaku. 

Kapolsek Cikande, Kompol Kosasih saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa pengeroyokan terhadap salah seorang personilnya tersebut. Menurut Kapolsek, dalam waktu kurang dari 24 jam, empat pengeroyok berhasil ditangkap disejumlah lokasi.

"Kurang dari 24 jam, empat orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan sudah kita tangkap. Keempat yang diduga pengetoyok ini ditangkap di lokasi terpisah," ungkap Kapolsek Cikande, Kompol Kosasih dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Kapolsek menjelaskan dari ke empat tersangka yang ditangkap, pihaknya belum dapat memberikan identitas dan belum mengetahui peran masing-masing karena belum dilakukan pemeriksaan. Namun diketahui saat peristiwa terjadi, diantara pelaku ada yang membawa badik.

Kapolsek menjelaskan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. "Masih ada pelaku lain yang masih kita kejar. Jumlah pelaku tidak perlu saya sebutkan tapi identitasnya sudah kita dapatkan," tandasnya.(anwar/teguh)

Read 99 times Last modified on Wednesday, 12 September 2018 20:32