Friday, 12 October 2018 09:19

Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades di Kabupaten Serang Dibekuk Polisi

Rate this item
(0 votes)
Ilustrasi Ilustrasi

Serang - Seorang Mantan kepala desa Binangun Kecamatan Waringin Kurung periode 2012-2017 inisial SL diduga melakukan korupsi dana desa. Setelah ditetapkan tersangka SL diamankan polisi, Kamis (11/10) kemarin.

Dari hasil temuan yang bersangkutan telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Dimana alokasi dana desa bagi hasil pajak daerah hasil retribusi daerah Tahun Anggaran (TA) 2015 dan TA 2016 dengan cara pada pengelolaan dana desa terdapat belanja yang tidal terealisasi sesuai dengan SPJ dan LRA namun dilaporkam telah dilaksanakan.

TA 2015 mendapatkan dana desa Rp 634.721.985 dan terdapat item pekerjaan pengadaan peralatan kantor Rp 68.838.818 dan pembangunan kantor desa sebesar Rp. 268.640.145 telah dipertanggungjawabkan 100 persen tetapi realisasinya terdapat item barang yang tidak diadakan senilai Rp 46.238.868 (fiktif) dan pekerjaan pembangunan kantor tidak sesuai spesifikasi.

TA 2016 mendapatkan dana desa sebesar Rp 1.016.336.000 dan item pembangunan fisik sebanyak 4 item terdapat kekurangan volume terdiri dari kegiatan pembangunan dan peliharaan saluran irigasi (TPT) sebesar Rp 91.452.000.

Kegiatan pembangunan dan peliharaan jalan desa Rp 185.608.600, Kegiatan pembanguna dan pemeliharaan jembatan sebesar Rp 67.106.900.

Lalu Pembangunan dan peliharaan infrastruktur dan lingkungan paving blok Rp. 253.594.700 serta Pemotongan honor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tahun 2015 dan 2016 Rp 59.700.000.

"Hasil audit BPKP Banten dan ahli Untirta telah merugikan keuangan negara sebesar 497 juta rupia Yang kita sita 136 juta rupiah. Saat ini telah kita tetapkan tersangka dan kita lakukan penahanan," kata Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin, Jumat (12/10/2018).

Mantan Kades Binuang ini terancam pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara serta denda 200 juta sampai 1 Miliar.

"Saat ini berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan negeri serang (P-21), selanjutnya akan dilakukan pelimpahan tersangka dan barbuk tahap 2," katanya.(anwar/teguh)

Read 133 times