Thursday, 11 October 2018 18:04

Anak Atut Mangkir Panggilan Bawaslu Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu

Rate this item
(0 votes)
Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi

Serang - Anak terpidana kasus korupsi Ratu Atut Chosiyah, Andiara Aprilia Hikmat Calon Anggota Senator DPD RI Banten kembali mangkir dari panggilan Bawaslu atas dugaan pelanggaran Pemilu.

Adik Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy ini juga tidak memenuhi panggilan pertama dari Bawaslu Banten pada Rabu (10/10) kemarin.

Pemanggilan Bawaslu terhadap Andiara tersebut terkait adanya dugaan pelanggaran pemilu berupa mengakomodir kepala desa karena telah hadir dalam forum rapat kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Serang (24/9) lalu.

Istri Wakil Bupati Pandeglang Tanto W Arban ini diduga telah melanggara Undang-undang Pemilu Pasal 282 tahun 2017 yang berbunyai: Pejabat negara, pejabat struktural , dan jabatan fungsional dalam jabatan negeri, serta kepaal desa, dilarang membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu persrta pemilu selama masa kampanye.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M Sudi mengatakan pemanggilan ini merupakan momentum klarifikasi yang bersangkutan mengenai sangkaan diatas. "Sebenarnya yang dirugikan adalah yang bersangkutan jadi dugaan melanggar undang-undang Pemilu," kata Didih di kantornya, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya datang atau tidak datangnya yang bersangkutan dalam pemeriksaan, Bawaslu sudah bisa membuat kesimpulan atas dugaan pelanggaran tersebut. "Pemanggilan ketiga tergantung kebutuhan badan hukum Bawaslu Banten selaku pemeriksa," katanya.

Selain Andiara Bawaslu juga memanggil Santibi selaku Ketua Apdesi Serang, Ade Zulkini ketua panitia Raker. Kemudian Fahmi Hakim Caleg partai Golkar, mantan Wali Kota Serang Haerul Jaman Caleg partai Golkar dan Haedir Caleg partai Hanura.(anwar/teguh)

Read 69 times Last modified on Thursday, 11 October 2018 18:57