Wednesday, 10 October 2018 14:39

Murohib Warga Serang Jadi Korban Gempa Dan Tsunami Palu

Rate this item
(0 votes)
Saripudin (kanan) ayah Murohib Saripudin (kanan) ayah Murohib

Serang - Murohib (35) warga Kabupaten Serang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu di Sulawesi Tengah. Hingga kini Rabu (10/10) nasib nahkoda kapal tugbout Ocean Ranner III belum diketahui.

Saripudin (58) ayah Murohib menceritakan saat kejadian gempa dan tsunami (58/9) lalu, anaknya yang merupakan nahkoda kapal tersebut sedang bersandar di Pelabuhan Pantoloan mengisi muatan kapal berupa batu yang akan dikirim ke Kalimantan.

Pada saat bongkar muat belum selesai, ada total 7 orang ABK kapal, berdasarkan salah satu saksi hidup, semuanya sudah melihat ada ombak besar yang akan menerjang. Lalu para awak masuk ke Dek kapal terkecuali Murohib.

"Maksud Murohim mau lepas ikatan kapal tongkang mau puter arah lawan arus tsunami tapi tidak keburu kapal terguling-terguling karena ombak," katanya kepada wartawan saat ditemui di rumahnya di Bojonegara, Kabupaten Serang.

Dua hari sebelum kejadian Murohib sempat melakukan vidio call kepada pamannya Jastari yang sedang bekerja di Kendari Sulawesi Tenggara. Sekedar untuk menanya kabar.

"pas gempa yang pertama masih bisa di WA, tapi setelah tsunami kita sudah tidak bisa menghubungi," katanya.

Ia menyampaikan selama masa pencarian Jastari yang terus melakukan komunikasi kepada Basarnas dan pihak perusahaan terkait nasib Murohib.

"harapan bapak yah anak saya bisa ditemukan dengan selamat tapi kalau tuhan berkata lain minimal jenazah ditemukan," katanya.

Diketahui Murohib sudah memiliki satu orang anak laki-laki berumur enam tahun hasil buah cintanya dengan Anita sang istri. (anwar/teguh)

Read 45 times