Saturday, 23 June 2018 14:17

Mensos Fokus Tangani Korban Banjir Banyuwangi dan KM Sinar Bangun

Rate this item
(0 votes)

Jakarta - Menteri Sosial Idrus Marham berjanji fokus menangani korban banjir bandang di Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi dan tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Pernyataan tersebut dikemukakan Idrus, seusai acara Dialog Nasional ke-13 'Indonesia Maju' di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (23/6/2018). 

Untuk korban banjir bandang di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, ia memastikan korban mendapatkan penanganan yang baik. Menurut Idrus, setiap ada bencana instrumen Kementerian Sosial dalam hal ini Dinas Sosial akan langsung bergerak.

"Kami bersama dengan relawan Tagana yang kini jumlahnya mencapai 40 ribu tersebar di seluruh Indonesia akan mengambil langkah-langkah tanggap darurat dengan cepat. Mereka pasti sudah ada di sana," katanya.

Terkait bantuan logistik untuk warga terdampak, Idrus memastikan tidak ada masalah. Di setiap provinsi, lanjut dia, Kementerian Sosial telah memiliki gudang-gudang berisi bantuan logistik.

"Ketika ada bencana dan ada warga yang terdampak langsung diberikan bantuan," katanya.

Banjir bandang di Banyuwangi terjadi pada Jumat pagi (22/6). Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, kejadian itu mengakibatkan 328 rumah rusak, 150 jiwa mengungsi, dan 1.721 hektare sawah rusak.

Terkait korban tenggelamnya KM Sinar Bangun, Idrus mengaku telah mengambil beberapa langkah. Selain memberikan santunan untuk ahli waris korban yang meninggal dunia dan korban luka, Kemensos juga akan memberikan bantuan mobil untuk dapur umum.

Idrus menambahkan, sore ini ia akan bertolak ke Danau Toba untuk menyerahkan secara langsung bantuan mobil tersebut dan bantuan lainnya.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, kemarin saya sudah berikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dan korban luka. Ahli waris korban meninggal dunia juga akan dimasukkan sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan program beras sejahtera (Rastra)," terangnya. (Luthfi/Merdeka)

 

Read 193 times Last modified on Tuesday, 03 July 2018 14:21