Ekonomi

Ekonomi (73)

Maumere - PT Pertamina (Persero) menganggarkan dana Rp 20 triliun hingga 2020 untuk mengembangkan infrastruktur migas di Tanah Air. Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur PT Pertamina, Gandhi Sriwidodo, mengatakan, bahwa saat ini banyak infrastruktur milik perseroan yang sudah berusia tua sehingga membutuhkan peremajaan.

Comment

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kementerian PUPR mengucurkan Rp 80,9 miliar untuk pengembangan infrastrukytur di Pantai Tanjung Lesung, Provinsi Banten. Pengembangan infrastruktur di salah satu kawasan strategis pariwisata nasional ini dilakukan guna menggaet wisatawan.

Comment

Wednesday, 25 July 2018 08:38

Pertamina Terancam Bangkrut?

Fahmy Radhi 

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada

Surat balasan Menteri Badan Usaha Milik (BUMN) Rini Soemarno kepada Pertamina, yang sempat beredar luas di publik, telah memicu gonjang-ganjing di masyarakat. Semua media massa mengulas dan membahas gonjang-ganjing itu dengan tajuk hampir serupa. Tajuk itu menggambarkan bahwa keuangan Pertamina berdarah-darah dan terancam bangkrut.

Dalam suratnya, Rini menyebutkan persetujuan prinsip bagi Pertamina untuk melakukan beberapa aksi korporasi, termasuk share down dan spin-off. Hal inilah yang dianggap sebagai upaya menjual aset-aset Pertamina, padahal tidaklah demikian.

Share down adalah aksi korporasi untuk menjalin kerja sama usaha dengan mitra strategis untuk saling berbagi keuntungan, biaya, dan risiko yang lazim dilakukan dalam industri minyak dan gas (migas). Pertamina sudah merencanakan untuk melakukan share down dalam pengelolaan Blok Mahakam dengan menawarkan 39 persen hak pengelolaan kepada mitra strategis dan memberi profitability interest kepada pemerintah daerah. Dalam share down Blok Mahakam, Pertamina tetap memegang hak pengelolaan mayoritas 51 persen dan tetap berperan sebagai pengendali dalam pengelolaan Blok Mahakam.

Adapun spin-off adalah aksi korporasi untuk memisahkan unit usaha bisnis menjadi anak perusahaan. Seperti yang disebutkan dalam surat Menteri BUMN, unit kilang minyak di Cilacap dan Balikpapan dipisahkan untuk menjadi anak perusahaan. Anak perusahaan itu menjalin mitra strategis untuk pengembangan kilang atau Refinery Development Master Plan (RDMP). Melalui spin-off, diharapkan perusahaan akan mendapat kucuran dana segar yang dibutuhkan untuk mempercepat proyek RDMP.

Tidak benar pula bahwa Pertamina terancam bangkrut. Kalau mencermati laporan keuangan selama lima tahun terakhir, Pertamina mencatatkan keuntungan dan mencapai likuiditas (memenuhi kewajiban jangka pendeknya) maupun solvabilitas (memenuhi semua kewajibannya).

Pada semester I 2018, Pertamina diperkirakan masih mencatatkan laba. Hanya, laba itu cenderung menurun dibanding periode sama pada 2017. Perkiraan perolehan laba tersebut didasarkan atas peningkatan produksi gas bumi sebesar 3.115 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan minyak bumi yang mencapai 386 juta barel per hari. Adapun peningkatan produksi total migas mencapai sebesar 923 juta barel setara minyak per hari.

Peningkatan produksi itu semestinya akan menaikkan pendapatan penjualan, yang memberi kontribusi perolehan laba. Namun laba itu diperkirakan akan cenderung turun, lantaran Pertamina harus menanggung potential loss dalam jumlah besar. Membengkaknya potential loss disebabkan Pertamina tidak dapat menaikkan harga jual Premium dan solar di tengah meroketnya harga minyak dunia, yang mencapai US$ 74,1 per barel. Dalam waktu hampir bersamaan, kurs rupiah cenderung melemah, yang berpotensi membengkakkan biaya operasional, terutama biaya pengadaan bahan bakar minyak.

Potential loss itu berpotensi menurunkan perolehan laba 2018, tapi diperkirakan tidak sampai menyebabkan Pertamina mengalami kerugian usaha. Dalam kondisi demikian, tidak ada justifikasi bahwa Pertamina terancam bangkrut. Kalau Pertamina masih menanggung potential loss dalam jangka panjang, hal itu tidak hanya berpotensi menggerus keuntungan Pertamina, tapi juga menyebabkan Pertamina mengalami kerugian. Jika kerugian itu berlangsung secara berturut-turut dalam jangka panjang, tidak mustahil Pertamina akan terancam bangkrut.

Untuk mencegah potensi kebangkrutan itu, Pertamina harus melakukan efisiensi besar-besaran untuk menekan pembengkakan biaya operasional. Namun Pertamina tidak dapat berbuat banyak dalam mengatasi peningkatan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah. Pemerintah harus membantu Pertamina dalam meminimalkan potential loss. Kalau Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga Premium dan solar, pemerintah semestinya menaikkan alokasi subsidi untuk solar agar potential loss Pertamina dapat diminimalkan.(anwar/tempo.co)

 

Comment

Wednesday, 25 July 2018 07:30

Ekonomi Indonesia Dinilai Kuat

Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat.

Comment

Tuesday, 24 July 2018 15:58

Harga Cabai Rawit Semakin Pedas

Serang -- Harga cabai rawit di Pasar Induk Rau dan Pasar Lama Kota Serang semakin pedas. Harga cabai rawit naik 15 ribu rupiah menjadi 45 ribu rupiah perkillogram dari harga 30 ribu rupiah perkillogram. 

Comment

Serang - Harga bahan pakan ternak naik dan cuaca ekstrem menjadi faktor melambungnya harga telur ayam. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Serang Siswati berdasarkan keterangan peternak ayam petelur pada saat monitoring di salah satu peternakan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (19/7) kemarin. 

Comment

Friday, 20 July 2018 07:42

Akhiri Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah semestinya jangan menepuk dada melihat keberhasilannya menekan angka kemiskinan dari 10,12 persen pada September 2017 menjadi 9,82 persen pada Maret 2018 serta turunnya rasio Gini (ketimpangan pengeluaran penduduk) dari 0,397 menjadi 0,389. Keberhasilan itu pantas diapresiasi dengan sejumlah catatan.

Comment

Monday, 09 July 2018 03:07

Pekan Ini Rupiah Diprediksikan Menguat

Jakarta - Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memperkirakan rupiah berpotesi menguat pekan depan atau pada 9 hingga 13 Juli 2018. Nafan memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp 14.215 - Rp 14.450.

Comment

Pesta pernikahan bisa menghabiskan banyak uang. Nah, sebuah riset mendapatkan temuan, pernikahan yang berjalan sederhana dan tak menghabiskan banyak uang cenderung bisa bertahan.

Comment

Jakarta - Hingga H+5, sebanyak 5,9 juta penumpang mudik Lebaran telah kembali ke tempat asal melalui seluruh bandara di Indonesia. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah pemudik yang kembali menggunakan pesawat tersebut mengalami kenaikan 11 persen jika dibandingkan tahun 2017, yakni sebesar 5,4 juta orang. 

Comment

Monday, 02 July 2018 06:24

Ini Harga Terbaru BBM

Jakarta - Harga bahan bakar minyak atau BBM Pertamax naik Rp 600 per liter di Jakarta. Kenaikan bahan bakar nonsubsidi dengan oktan 92 tersebut baru berlaku sejak semalam.

Comment

Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengatakan utang pemerintah Indonesia saat ini terus meningkat menjadi sekitar Rp 9.000 triliun. Hal ini menurutnya sangat membahayakan masa depan bangsa.

Comment

Page 3 of 5