Friday, 07 August 2015 03:26

Hasil Kerajinan Baduy Dipasarkan Lewat Koperasi

Rate this item
(0 votes)

Lebak  - Kabupaten Lebak akan berupaya memasarkan hasil kebudayaan suku Baduy seperti tenun hingga kain batik Baduy melalui program unggulan koperasi.

Hal ini menyusul persoalan hanya 30 persen koperasi di Kabupaten Lebak yang sehat dan 20 persennya terancam bubar karena sudah tidak lagi beroperasi selama satu tahun belakangan. "Dari ratusan koperasi yang ada di Lebak, hanya 30 persen koperasi dengan kondisi sehat dan rutin melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT)," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Babay Imroni, Jum'at (07/08/2015).

Dari jumlah 20 persen atau sebanyak 158 koperasi yang terancam bubar itu, Pemkab Lebak akan memberikan waktu toleransi untuk memperbaiki diri.

Meski begitu, Babay mengaku tetap mendorong koperasi untuk lebih aktif lagi menjalankan organisasinya. "Kita sudah berupaya optimal memberikan pembinaan terhadap koperasi yang belum aktif dan mati suri. Misalnya, dengan melakukan seminar dan pelatihan," terangnya.

Dengan pola seperti itu, dirinya meyakini koperasi di Kabupaten Lebak akan tumbuh dengan baik sehingga bisa memberdayakan masyarakat lemah. "Mudah-mudahan, koperasi yang sehat di Lebak terus bertambah," tegasnya. (teguh/ovinal)

 
Read 306 times Last modified on Thursday, 03 September 2015 10:37