Thursday, 19 July 2018 16:13

Duh, Baru Dibangun Awning Kios Banten Lama Ambruk

Rate this item
(0 votes)
Rangka baja kios Banten Lama ambruk Rangka baja kios Banten Lama ambruk

Serang - Barus saja dibangun rangka baja kios pedagang di Terminal Sukadiri, Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang ambruk. Rangka baja tidak menggunakan siku dan tidak membuat pondasi pada bagian tiang. 

Atas kejadian tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman M Yanuar mengakui konstruksi bangunan tidak kokoh. Tiang kios hanya dipasang menggunakan paku bor di atas aspal yang belum keras. "Itu kan baru diaspal baru tiga hari jadi kan masih lunak, paku bornya kurang bagus. Pada saat ada sentuhan sedikit kedorong jadi aspalnya yang pada lepas," kaya Yanuar saat dikonfirmasi, Kamis (19/7/2018).

Selain itu, Yanuar meminta agar pemasangan rangka bangunan harus menggunakan siku-sikut pada rangka baja. Pihaknya meminta agar pekerjaan tersebut segera diselesaikan.  

Rawan Dijual dan Disewakan 

Ditambahkan Yanuar bahwa pihaknya menyiapkan 500 unit toko sementara untuk pedagang di kawasan Banten Lama. Namun data jumlah pedagang kaki lima (PKL) terus bertambah dari 425 hingga membeludak sebanyak 750 pedagang. "Biasalah ada yang anaknya lah, adiknya lah, bapaknya lah, padahal kan mestinya satu (keuarga) satu saja," kata dia. 

Pihaknya mengkau akan mengkroscek data usulan pedagang yang ada di Banten Lama. Selain untuk memvalidasi data juga untuk menghidari praktik percaloan dalam penyediaan tempat berdagang. "Padahal data kita dari Indagkop Kota Serang. Cuma dari pada ribut kan ya sudah lah. Dari pada disalahgunakan untuk dijual atau disewakan," kata Yanuar.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perdaginkop UKM Kota Serang,Ahmad Bembela mengatakan bahwa lokasi pedagang tersebut hanya bersifat sementara selagi proses Kawasan Penunjang Wisata (KPW) masih dibangun. Lokasi sementara itu rencananya menampung pedagang yang berjualan di plasa dekat Masjid Agung Banten Lama, pedagang di samping area Surosowan (blok sawo) dan pedagang di sepanjang kanal Jembatan Rante. "Tapi itu pun sifatnya sementara. Jumlah persisnya ada 512 unit," kata Bembela.

Jika pemasangan instralasi listrik, air, jalan utama dan jalan lingkugnan kios di Kawasan Penunjang Wisata (KPW) maka akhir tahun pedagang akan direlokasi ke KPW. "Di KPW itu sifatnya permanen," ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa pemindahan pedagang ke KPW ditarget akhir tahun 2018. "Tidak ada alasan harus selesai karena lelang kan saat ini sudah berlangsung dan sudah ada pemenangnya. Akir tahun sudah dipindah," tandaasnya. (anwar/teguh)

 

Read 171 times Last modified on Thursday, 19 July 2018 16:18

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.